Tim gabungan dari aparat penegak hukum dan dinas lingkungan hidup menggelar operasi besar-besaran di sepanjang bantaran aliran Sungai Batanghari. Petugas menghentikan secara paksa operasional alat berat dan mesin pengeruk yang beroperasi tanpa mengantongi izin resmi pertambangan dari pemerintah. Tindakan tambang pasir liar ini berakibat buruk pada kerusakan ekosistem air serta mempercepat erosi tanggul yang membahayakan pemukiman warga desa sekitar. Petugas menyegel belasan armada truk pengangkut serta menyita mesin penyedot pasir yang ditinggalkan para pekerja saat melihat kedatangan aparat di lokasi.
Aktivitas pengerukan material secara ilegal telah merusak struktur dasar sungai sehingga memicu pendangkalan yang memperparah bahaya banjir saat musim hujan tiba. Penindakan terhadap tambang pasir tanpa izin ini mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar yang selama ini mengeluhkan pencemaran air dan kerusakan jalan desa. Penyidik kepolisian langsung memeriksa para pengelola lapangan guna membongkar jaringan pemodal yang membiayai aksi pengerukan sumber daya alam secara tak bertanggung jawab tersebut. Aparat menegaskan tidak akan memberikan toleransi bagi pihak manapun yang merusak lingkungan demi keuntungan semata.
Pemerintah daerah berjanji akan memasang pos pengawasan permanen di beberapa titik rawan pengerukan liar guna memantau kondisi sungai secara berkelanjutan. Langkah tegas menertibkan tambang pasir ilegal ini dipandang sangat krusial demi menjaga kelestarian alam serta melindungi infrastruktur jembatan dari ancaman keretakan tanah. Pelaku penambangan tanpa izin diancam hukuman pidana penjara serta denda berat sesuai dengan aturan undang-undang perlindungan lingkungan hidup yang berlaku. Proses hukum akan dijalankan secara transparan guna memberikan efek jera bagi para perusak lingkungan.
Dinas terkait juga mulai menyusun rencana rehabilitasi aliran sungai yang rusak akibat pengerukan material secara berlebihan selama bertahun-tahun. Program penanaman pohon penahan erosi di sepanjang tebing sungai akan segera dilaksanakan dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat lokal. Pengawasan masyarakat sangat diharapkan dalam menjaga kelestarian sungai agar terbebas dari aksi perusakan lingkungan oleh oknum tak bertanggung jawab. Kerja sama antara aparat dan warga menjadi kunci utama keberhasilan menjaga daya dukung lingkungan sungai.
Keberhasilan penertiban ini membuktikan komitmen pemerintah daerah dalam mengendalikan pemanfaatan sumber daya alam secara legal dan berwawasan lingkungan. Pihak berwajib mengimbau seluruh pelaku usaha pertambangan untuk mengurus dokumen perizinan resmi sesuai prosedur yang berlaku sebelum melakukan kegiatan operasional. Penegakan hukum yang adil dan konsisten akan menjamin kelestarian ekosistem sungai demi kesejahteraan generasi masyarakat di masa depan. Seluruh elemen masyarakat diajak untuk senantiasa menjaga kebersihan dan kelestarian Sungai Batanghari bersama-sama.
